Home » Terkini » Terekam Kamera CCTV Wanita Berkerudung Curi Handphone di Stand Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo
Terekam Kamera CCTV Wanita Berkerudung Curi Handphone di Stand Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo (Foto: Risty)

Terekam Kamera CCTV Wanita Berkerudung Curi Handphone di Stand Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo

QARAO.com, Probolinggo – Malang dialami Tutik, Warga Mayangan, Kota Probolinggo. Secara tak sengaja handphone milik anaknya, jatuh dan diambil seseorang yang tak bertanggung jawab.

Peristiwa itu, terjadi saat Tutik hendak membeli pakaian di sebuah toko bernama “Omah Daleman” yang berlokasi di areal Pasar Gotong Royong, Kota Probolinggo, Kamis malam (13/6) sekitar pukul 19. 00 WIB.

Proses raibnya handphone milik Tutik sempat terekam kamera CCTV toko, dimana yang mengambil merupakan sesama pembeli pakaian di Pasar Gotong Royong. Dalam rekaman gambar, nampak pembeli berkerudung kuning nampak memungut handphone milik korban, setelah jatuh tak sengaja.

Baca  Merasa Dibohongi, Tukang Ojek Bunuh Kekasih dengan Cara Mencekik Korban Di Kost

Korban pun sempat keluar toko, usai menuntaskan keperluannya. Namun sadar handphone anaknya yang ia bawa hilang, Tutik kembali ke dalam toko dan menanyakan keberadaan handphone miliknya.

Namun sayang, meski penemu handphone sempat ditanyai oleh Tutik, perempuan yang diduga sengaja berniat mengambilnya itu tetap tak mengakuinya. Tak kuat bukti, penjaga toko dan korban lantas membiarakn pelaku pergi.

Terekam Kamera CCTV Wanita Berkerudung Curi Handphone di Stand Pasar Gotong Royong Kota Probolinggo (Foto: Risty)

Dan saat dicek melalui kamera CCTV toko, terbukti bahwa perempuan berkerudung kuning itu lah yang mengambil handphone milik korban. Tak terima dibohongi, korban pun lantas mengunggah foto dan rekaman video CCTV aksi pencurian pelaku, ke media sosial Facebook.

Baca  DPU Kurang Tanggap, Jalanan Kota Ditanami Pojon Pisang

Unggahan itu dilakukan melalui akun facebook bernama “Atsai Serasi”, dengan sekitar 27 akun facebook yang ditandai. Dalam unggahannya, korban juga mengultimatum pelaku agar segera mengembalikan handphone yang diambil. Dan apabila tidak dikembalikan, korban akan membawanya ke ranah pihak kepolisian.

Selain itu korban menjelaskan, jika handphone yang diambil milik anaknya dari hasil jerih payahnya, lantaran mantan suaminya 8 tahun tidak memberi nafkah.

Sementara pelayan toko Rofiandi, saat ditemui di toko yang dijaganya Jum’at (14/6/2019) menyebut jika korban merupakan pelanggan tetap tokonya. Sementara pelaku, tidak pernah sama sekali berkunjung ke toko.

“Korban pelanggan tetap di toko kami, kalo handphone baru sekali ini hilang di toko kami. Tapi kalo pakaian sering, kami kehilangan,”ungkapnya.

. (Risty)

Jum'at, 20 September 2019