Home » Terkini » Tim Jokowi-Ma’ruf Setuju Ada Debat Pakai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Baca Al-Quran
Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju Ada Debat Pakai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Baca Al-Quran. “Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'aruf Amin, Maman Imanulhaq bersama para relawan.” (Foto: Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)
Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju Ada Debat Pakai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Baca Al-Quran. “Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'aruf Amin, Maman Imanulhaq bersama para relawan.” (Foto: Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

Tim Jokowi-Ma’ruf Setuju Ada Debat Pakai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Baca Al-Quran

QARAO.com, Jakarta – Kubu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo – Ma’aruf Amin tetap menginginkan debat dilakukan dalam bahasa Indonesia.

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’aruf Amin, Maman Imanulhaq menuturkan saat debat yang dipaparkan adalah visi dan misi para pasangan sehingga harus dilakukan dalam bahasa Indonesia bukan bahasa lainnya.

Tim Jokowi-Ma'ruf Setuju Ada Debat Pakai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Baca Al-Quran. “Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'aruf Amin, Maman Imanulhaq bersama para relawan.” (Foto: Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)
Tim Jokowi-Ma’ruf Setuju Ada Debat Pakai Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Baca Al-Quran. “Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’aruf Amin, Maman Imanulhaq bersama para relawan.” (Foto: Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy)

“Kami intinya debat tetap dilakukan dalam bahasa Indonesia, ini bahasa nasional kita dan disosialisasikan visi dan misi calon presiden,” tutur Maman di Rumah Relawan Bumi Bangsa di Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

Namun jika nantinya Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengabulkan keinginan koalisi partai politik pengusung bakal capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk menggunakan bahasa Inggris saat debat, tim Jokowi-Ma’aruf Amin menyanggupinya.

Baca  VIDEO: Anak 2 Tahun Pengidap Kanker Rahang Asal Sembalun Butuh Uluran Tangan.

“Kalau memang akhirnya dibolehkan, kami siap juga dengan bahasa Inggris,” tegas Maman.

Bahkan kata Maman mereka akan mengusulkan juga agar ada sesi debat yang menggunakan bahasa arab.

Tidak hanya dengan bahasa Arab bahkan akan diusulkan juga akan diadakan uji bacan-bacaan salat.

“Kami usulkan bahasa arab, jadi ada bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Inggris juga syukur-syukur ada tambahan ada uji bacaan-bacaan salat. Jadi menurut saya usulan apapun bagus,” ungkap Maman.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TerkiniLeft Menu Icon