Home » Terkini » TNBTS Wisatawan Gunung Bromo Tetap Dibuka, Namun Pengunjung Dilarang Masuk Diradius Zona Bahaya 1 Kilometer
TNBTS Wisatawan Gunung Bromo Tetap Dibuka, Namun Pengunjung Dilarang Masuk Diradius Zona Bahaya 1 Kilometer. (Foto: Risty)
TNBTS Wisatawan Gunung Bromo Tetap Dibuka, Namun Pengunjung Dilarang Masuk Diradius Zona Bahaya 1 Kilometer. (Foto: Risty)

TNBTS Wisatawan Gunung Bromo Tetap Dibuka, Namun Pengunjung Dilarang Masuk Diradius Zona Bahaya 1 Kilometer

QARAO.com, Probolinggo – Meski aktifitas menunjukkan penurunan pasca erupsi atau over skale yang terjadi di Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, pada jumat (19/7) sore pukul 16:37 WIB kemarin, pihak TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) selaku pengelola wisata bersama tni, polri langsung pasang pagar larangan masuk menuju kawah gunung bromo, agar kawasan radiun zona bahaya radius 1 kilometer steril dari manusia. Sabtu (20/7/2019).

Tak hanya itu, petugas TNBTS bersama anggota TNI dari Koramil Sukapura serta anggota polisi dari Polsek Sukapura, berjaga-jaga di pintu pagar pembatas, antisipasi wisatawan yang nakal nekat masuk zona larangan.

Baca  VIDEO: Sepasang ABG di Aceh Kepergok Mesum di Masjid

Meski sempat mengalami kenaikan aktivitas, kondisi Gunung Bromo di probolinggo, sampai saat ini masih aman untuk dikunjungi bagi wisatawan. Terlihat ribuan pengunjung masih memadati salah satu dari 3 gunung tercantik di dunia ini, hanya saja pengunung hanya boleh mendekat dengan radius 1 kilo meter dari bibir kawah.

Pengunjung hanya boleh melakukan aktivitas di sekitar Pure Puten Luhur di lautan pasir, seperti berfoto atau melihat keindahan alam dan panorama Gunung Bromo. Salah satunya, Yasmin Salsabila, wisatawan asal Jakarta, dia sangat kecewa saat petugas melarangnya naik ke bibir kawah.

Dia baru mengetahui jalan menuju kawah ditutup saat berada di kaldera. Namun demi keselamatan jiwa ya bagaimana lagi.

Baca  50 Hektar Bukit Teletubis dan Padang Savana Gunung Bromo di Probolinggo Terbakar
TNBTS Wisatawan Gunung Bromo Tetap Dibuka, Namun Pengunjung Dilarang Masuk Diradius Zona Bahaya 1 Kilometer. (Foto: Risty)
TNBTS Wisatawan Gunung Bromo Tetap Dibuka, Namun Pengunjung Dilarang Masuk Diradius Zona Bahaya 1 Kilometer. (Foto: Risty)

“Untuk kondisi Gunung Bromo setelah terjadi lahar dingin dan erupsi, jadi kita tidak bisa ke sana, dan baru pertama kali datang kesini,terus pas sampai sini kok dari jauh terlihat sepi, dan gak bisa lewat. Ada pagar pembatas, rencana mau kesana karena gak pernah lihat ya saya kecewa, karena untuk keselamatan gak apa-apa sudah. Saya baru tahu pas nyampek sini” Ujar Yasmin.

Sementara itu menurut Subur Hari Handoyo, kepala resort lautan pasir gunung bromo, selain sempat mengalami peningkatan aktivitas, juga teradi lontaran material pijar sejauh 500 meter. Selain itu juga terjadi limpasan di sekitar kaldera.

Baca  Tancapkan Merah Putih, Ribuan Warga Tengger Bromo Ikut Apel Pramuka

“Memang kemarin terjadi letusan cuman tidak berlangsung lama, hanya beberapa menit, kemarin dari kawah mengeluarkan material batu, jatuhnya material batu hanya jarak 500 meter dari kawah, di area sungai itu, dan juga sempat terjadi banjir lahar hujan di lautan pasir, untuk kunjungan wisata tidak ada penutupan, cuma radius aman 1 kilometer untuk pengunjung, untuk menjaga keselamatan, tidak ada penutupan” tegas Subur saat ditemui. Sampai saat ini status Gunung Bromo waspada level 2, jarak aman 1 kilometer dari bibir kawah.

[risty]

Kamis, 22 Agustus 2019