Home » Terkini » Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power
Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power (Foto: Charles)
Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power (Foto: Charles)

Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power

QARAO.com, Majalengka – Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Majalengka menolak segala ajakan wacana people power yang didengungkan oleh sejumlah tokoh.

Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power (Foto: Charles)
Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power (Foto: Charles)

Namun, sejauh ini belum terdampak di wilayah Kabupaten Majalengka. Hal itu, disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Majalengka, KH Anwar Sulaeman.

“Kita masyarakat disini sungguh sangat menolak bermacam politik untuk menggulingkan pemerintah. Jadi jelas kita menolaknya wacana people power,” ungkapnya, Senin (13/5/2019)

Dia tak ingin bangsa ini terpecah belah akibat kepentingan politik. Jadi menurut dia, masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh kepentingan politik belaka.

“Alasan kita menolak keras people power karena bertentangan dengan demokrasi di negara Indonesia. Kami ingin daerah aman dan kondusif, sehingga menerima hasil keputusan KPU nanti,” tegasnya.

Baca  Sudah Lama Lumajang Disebut Kota Santri, Kata Cak Thoriq

KH. Anwar juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Majalengka agar tidak terpengaruh oleh ajakan yang bertentangan dengan hukum.

Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power (Foto: Charles)
Tokoh Agama Majalengka Tolak People Power (Foto: Charles)

“Tindakan semacam people power lantaran tidak puas dengan hasil pemilu, tidak sesuai Undang-Undang. Marilah kita sabar dulu menunggu. Kita yakin KPU dan Bawaslu sudah bekerja dengan profesional dan menjalankan tufoksinya dengan jujur, adil, transfaran dan demokratis,” ujarnya.

Siapa pun nanti yang menang, kata dia, pada dasarnya adalah rakyat yang menang. Sebab presiden terpilih, dia akan berjuang untuk seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya pendukungnya.

“Untuk itu, kami juga mengajak untuk menjaga keamanan, kedamaian dan ketentraman bangsa yang sudah demokratis ini,” pungkasnya.


. (Charles)

TerkiniLeft Menu Icon