Home » Terkini » VIDEO: 50 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sentani Papua
50 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sentani (Foto: beritasatu)
50 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sentani (Foto: beritasatu)

VIDEO: 50 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sentani Papua

QARAO.com, Sentani – Banjir bandang yang menerjang Kota Sentani, Ibu Kota Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Sabtu (16/3/2019) malam menelan puluhan korban jiwa.

50 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sentani (Foto: beritasatu)
50 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Sentani (Foto: beritasatu)

Banjir yang terjadi mulai pukul 21.00 WIT itu, hingga Minggu (17/3/19) pagi, telah menewaskan 50 orang dan ribuan warga mengungsi.

Bencana banjir terburuk selama 30 tahun terakhir itu juga menghanyutkan rumah-rumah penduduk serta merusak berbagai fasilitas milik pemerintah maupun swasta.

Banjir di Gunung Merah membawa debit banjir dan kayu-kayu. Listrik pun sangat membahaya warga. Sehingga disarankan agar jangan memegang tiang listrik dalam basah atau perabotan rumah yang masih menyala dan terendam banjir.

Dari data yang dihimpun, dari 50 korban meninggal dunia akibat, sebanyak 41 jenazah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, sementara sisanya dievakuasi di RS Youwari dan RS Marthin Indey.

Baca  Tolak Putusan Bawaslu, KPU Tetap Coret Mantan Koruptor Jadi Bakal Calon Legislatif

Sementara aktivis lingkungan sekaligus penulis buku Perempuan Perkasa Belajar Praktik Kesetaraan Dalam Budaya Suku Korowai, Rhadian Yasmin Wasaraka mengungkapkan turut berduka cita dan menyayangkan setiap bencana datang, semua pihak sibuk saling menyalahkan. 

“Kalaupun ada penanganan sifatnya hanya sesaat. Jauh dari akar masalah yang sebenarnya yakni masalah lingkungan,” kata Rhadian.

Dia meminta banjir bandang di Jayapura perlu diselesaikan dengan pendekatan lingkungan, mencari alternatif livelihood (mata pencarian alternatif dan lahan bertani alternatif), maupun penegakan hukum bagi pelaku pembalakan liar.

“Saran saya, karena ini soal lingkungan, ayo garap sama-sama jangan malu dan segan membuka diri untuk menggandeng semua pihak,” ujar Rhadian Yasmin Wasaraka.


Diketahui, banjir bandang menerjang 9 kelurahan di Sentani Kabupaten Jayapura. Hingga saat ini penanganan terus dilakukan pihak terkait untuk meminimalisir dampak buruk yang terjadi.

Baca  Proyek Jembatan Kali Belem Diduga Proyek Siluman

Berikut ini video banjir bandang di Sentani Jayapura:

View this post on Instagram

Banjir bandang menerjang Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, malam ini , sekitar pukul 21.30 WIT, Sabtu (16/3/2019). Hujan mulai mengguyur Sentani sejak pukul 18.00 WIT. Dari sejumlah informasi yang dihimpun tim Jubi, banjir sudah setinggi paha orang dewasa di jalan raya Kota Sentani, sedangkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yowari, sejumlah pasien dibuat panik karena air mulai masuk ke beberapa ruangan. Permukiman sekitar Ifar Gunung dikabarkan ikut diterjang banjir dan beberapa rumah telah terendam. Sejumlah warga, dikabarkan berusaha menyelamatkan diri ke lokasi yang lebih tinggi. Sementara itu, di Sekolah Menengah Atas (SMA) Advent Doyo Baru, pagar belakang sekolah rubuh dihantam lumpur dan air mulai masuk ke lingkungan asrama dan sekolah Prakiraan cuaca dari situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bmkg.go.id, dilaporkan Peringatan Dini Cuaca Jayapura, 16 Maret 2019 pukul 20.36 WIT, masih berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai guntur pada pukul 20.40 WIT di wilayah Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sentani, Heeram, Abepura, Muara Tami dan sekitarnya dan dapat meluas ke wilayah Jayapura bagian selatan dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 22.40 WIT.

A post shared by Qarao Official (@qaraocom) on

(rnd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TerkiniLeft Menu Icon