Home » Terkini » VIDEO: Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun

VIDEO: Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun

QARAO.com, Kotabaru – Bencana longsor di Dusun 1 Babalembang, Desa Teluk Sungai atau Matasirih  RT 05, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan,  Rabu (24/4/19) siang tadi sekitar pukul 11:00 wita telah memakan korban jiwa.

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun

Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, sedikitnya 20 rumah rusak ringan dan 6 rumah tertimbun rata oleh tanah. 

Sementara, korban pastinya yang tertimbun longsor yakni Hikmah beserta sang anak. Keduanya, masih dalam pencarian tim BPBD Kotabaru dan Basarnas Banjarmasin. 

Adapun, pemilik rumah yang diduga ikut tertimbun longsor berjumlah 5 orang, yaitu Hamsah, Rusman, H. Junaedi, Zainuddin dan Sumaila.

“Kebutuhan mendesak saat ini yaitu terkait dengan logistik,” ucap Kepala BPBD Kotabaru, Rusian Ahmadi Jaya. 

Tindak yang dilakukan saat ini, yakni asessment korban terdampak melalui alat komunikasi SSB  melalui Frequensi 6.2020 USB dan evakuasi serta pencarian korban yang tertimbun tanah longsor.

Baca  VIDEO: Gelombang Tinggi di Kawasan Megamas Manado, Air Laut Meluap hingga di Permukaan Jalan

Adapun kronologis kejadian, kata dia, akibat hujan besar yang tak kunjung reda dari tadi malam mengakibatkan tanah erosi dan terjadi longsor. 

Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun (Foto: istimewa)
Banjir Bandang dan Tanah Longsor Merusak 26 Rumah, 7 Korban Tertimbun (Foto: istimewa)

Sebanyak 2 orang Babinsa Koramil 12 atas nama Hardani dan Tumino, 2 orang Anggota Polsek atas nama Brigadir Wahyudi dan Brigadir Nugraha dan 2 Orang Staf Kecamatan atas Wahyu dan Ahmad serta satu orang masyarakat telah berangkat ke Matasirih menggunakan kapal pejala. 

Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin mengatakan, pihaknya telah mengirimkan 3 orang personel ke lokasi kejadian. Cuaca disana, kata dia, masih sangat ekstrim.


“Sehingga korban selamat masih belum terdata. Komunikasi masih susah. Bahkan, foto kejadian juga belum dapat,” tutupnya.

View this post on Instagram

Innalilahi wainalilahirojiun 😢 😢 Banjir bandang Dan tanah longsor melanda 26 Rumah Rusak, 7 Korban Tertimbun Bencana longsor di Dusun 1 Babalembang, Desa Teluk Sungai atau Matasirih RT 05, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, kalimantan selatan, Rabu (24/4/2019) siang tadi sekitar pukul 11:00 wita telah memakan korban jiwa. Berdasarkan informasi terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotabaru, sedikitnya 20 rumah rusak ringan dan 6 rumah tertimbun rata oleh tanah. Sementara, korban pastinya yang tertimbun longsor yakni Hikmah beserta sang anak. Keduanya, masih dalam pencarian tim BPBD Kotabaru dan Basarnas Banjarmasin. Adapun, pemilik rumah yang diduga ikut tertimbun longsor berjumlah 5 orang, yaitu Hamsah, Rusman, H. Junaedi, Zainuddin dan Sumaila. “Kebutuhan mendesak saat ini yaitu terkait dengan logistik,” ucap Kepala BPBD Kotabaru, Rusian Ahmadi Jaya. Tindak yang dilakukan saat ini, yakni asessment korban terdampak melalui alat komunikasi SSB melalui Frequensi 6.2020 USB dan evakuasi serta pencarian korban yang tertimbun tanah longsor. Adapun kronologis kejadian, kata dia, akibat hujan besar yang tak kunjung reda dari tadi malam mengakibatkan tanah erosi dan terjadi longsor. Sebanyak 2 orang Babinsa Koramil 12 atas nama Hardani dan Tumino, 2 orang Anggota Polsek atas nama Brigadir Wahyudi dan Brigadir Nugraha dan 2 Orang Staf Kecamatan atas Wahyu dan Ahmad serta satu orang masyarakat telah berangkat ke Matasirih menggunakan kapal pejala. Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel, Wahyuddin mengatakan, pihaknya telah mengirimkan 3 orang personel ke lokasi kejadian. Cuaca disana, kata dia, masih sangat ekstrim. “Sehingga korban selamat masih belum terdata. Komunikasi masih susah. Bahkan, foto kejadian juga belum dapat,” tutupnya. @yuni_rusmini Temukan informasi tercepat dan menarik di www.QARAO.com . #viral #viralvideos #videoviral #banjir #banjirbandang

A post shared by Qarao Official (@qaraocom) on

(yunirusmini fb)

TerkiniLeft Menu Icon