Home » Media » VIDEO: Kabut Asap Membahayakan Kesehatan, Sekolah di Palembang Diliburkan Tiga Hari
Kabut Asap Membahayakan Kesehatan, Sekolah di Palembang Diliburkan Tiga Hari. (screencapture)
Kabut Asap Membahayakan Kesehatan, Sekolah di Palembang Diliburkan Tiga Hari. (screencapture)

VIDEO: Kabut Asap Membahayakan Kesehatan, Sekolah di Palembang Diliburkan Tiga Hari

QARAO.com, Palembang – Dinas Pendidikan Kota Palembang meliburkan kegiatan sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini hingga Sekolah Menengah Pertama selama tiga hari mulai Senin pagi (23/9/19). 

Kabut Asap Membahayakan Kesehatan, Sekolah di Palembang Diliburkan Tiga Hari. (screencapture)
Kabut Asap Membahayakan Kesehatan, Sekolah di Palembang Diliburkan Tiga Hari. (screencapture)

Hal itu karena kabut asap telah menurunkan kualitas udara sampai ke tingkat berbahaya bagi kesehatan.

Kualitas udara di Kota Palembang tergolong kategori sangat tidak sehat dengan kadar partikulat PM10 mencapai 287,28 mikrogram per meter kubik pada pukul 05.00 WIB.

Kondisi kualitas udara sangat tidak sehat bertahan hingga pukul 07.00 dengan kadar PM10 219,65 mikrogram per meter kubik. Nilai ambang batas yang masih diperbolehkan yakni maksimal 150 mikrogram per meter kubik.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan bahwa menurut hasil survei kabut asap yang meliputi kota semakin pekat dan masuk hingga ke ruang-ruang kelas di sekolah.

Baca  VIDEO: Energi Gempa Banten Sebesar 1,89 Megaton TNT, Setara 95 Kali Bom Nuklir Nagasaki

Sebelumnya, dinas mengundur jam masuk sekolah hingga pukul 10.00 WIB guna menghindarkan anak dari paparan kabut asap kebakaran hutan dan lahan. Namun menurut Ahmad, skema itu tidak efektif lagi.

Ia mengatakan, kalau tiga hari ke depan kualitas udara masih berada di level membahayakan kesehatan maka pemerintah akan memperpanjang libur sekolah dan meminta sekolah memberikan tugas rumah kepada siswa selama libur. 

Di Palembang terdapat 600 TK dan Paud, 248 SDN, dan 60 SMPN. Selain itu, terdapat 300 lebih sekolah swasta di berbagai jenjang yang ada di Palembang.

Menurut data konsentrasi partikulat (PM10), partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 10 mikron, yang disiarkan di laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada Senin kualitas udara di Kota Palembang dalam kategori antara sangat tidak sehat hingga berbahaya dengan konsentrasi PM10 melampaui nilai ambang batas 150 µgram/m3.

Baca  VIDEO: Rumah Warisan Ludes Terbakar di Jalan Angkatan 66 Palembang Gara-gara Bakar Sampah

Data BMKG menunjukkan konsentrasi PM10 di Kota Palembang terus bergerak naik dari kisaran sangat tidak sehat 256,53 µgram/m3 pukul 00.00 dan 348,66 µgram/m3 pada pukul 01.00 menjadi 587,36 µgram/m3 (berbahaya) pada pukul 06.00 Wib.

Konsentrasi PM10 terus naik hingga mencapai 632,06 µgram/m3 pada pukul 07.00 wib sebelum kemudian secara bertahap turun sampai kembali ke tingkat 294,27 µgram/m3 (sangat tidak sehat) pada pukul 11.00 Wib.

Sedangkan, berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dengan parameter PM2.5, hingga pukul 10.00 kualitas udara Kota Palembang tergolong sangat tidak sehat dengan ISPU berada pada angka 215 dan konsentrasi PM2.5 165,1 µgram/m3. Kualitas udara Kota Palembang menurun akibat asap kebakaran hutan dan lahan.

Baca  VIDEO: Minggu Depan Nikah, Pemalak Sopir Truk di Macan Lindungan Menangis Saat Ditangkap Polisi

Diketahui asap yang meliputi Kota Palembang kemungkinan besar berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah timur-selatan Kota Palembang, seperti Pampangan, Pedamaran, Tulung Selapan, Cengal, Pemulutan, Cempaka dan Semendawai Suku I. 

Berikut ini video sekolah di Palembang diliburkan tiga hari:

(rnd)

Kamis, 14 November 2019