Home » Media » VIDEO: Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah, Satgas Citarum Harum Turun Tangan
Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah, Satgam Citarum Harum Turun Tangan. (screenshot video)
Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah, Satgam Citarum Harum Turun Tangan. (screenshot video)

VIDEO: Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah, Satgas Citarum Harum Turun Tangan

QARAO.com, Bekasi – Sampah yang terus menumpuk di Kali Bahagia, Babelan, Kabupaten Bekasi mengundang keprihatinan berbagai pihak. Satgas Citarum Harum yang didukung TNI-Polri pun diterjunkan. Kamis (1/8/19).

Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah, Satgas Citarum Harum Turun Tangan. (screenshot video)
Kali Bahagia Bekasi Dipenuhi Sampah, Satgas Citarum Harum Turun Tangan. (screenshot video)

Menurut pantauan, dibantu sejumlah warga, tampak puluhan petugas gabungan terjun langsung membersihkan kali di jembatan Jalan Akses, Kelurahan Bahagia, Babela, Bekasi.

Ada sekitar 20 orang Satgas Citarum Harum mengangkat sampah dari kali. Mereka tampak mengenakan kaos berwarna putih bertuliskan ‘Citarum Harum’.

Satu unit alat berat turut diterjunkan. Alat berat mengangkut sampah yang berada dipermukaan kali, kemudian sampah diletakkan ke truk sampah.

“Kekuatan yang ada dari lapangan apel tadi kurang lebih 300 orang, dari TNI, Polri dan masyarakat, termasuk juga Satgas Sektor 20, Satgas Citarum Harum,” ujar Komandan Sektor 20 Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf Kukuh Hartono, kepada wartawan, Kamis (1/8/2019).

Baca  Membidik Target Sorot Kamera Di Hamparan Hutan Wilis

Kegiatan gotong royong ini dilengkapi sejumlah peralatan, seperti 1 unit alat berat, dengan didukung oleh kurang lebih 20 truk.

Rencananya kegiatan gotong royong ini terus berjalan hingga sampah di Kali Bahagia terangkat semua. Namun pada gotong royong kali ini sampah di Kali Bahagia hanya diangkut pada bagian permukaan saja.

“Setelah dibersihkan ini kan yang kita angkat bukan sampah keseluruhan, yang kita angkat itu sampah rumah tangga yang terdiri dari plastik, yang ngapung di atas. Sampah yang sudah menjadi endapan lumpur itu tidak bisa, alat berat ini hadir hanya bisa mengangkat endapan lumpur di satu titik saja tapi untuk titik kanan dan kiri tidak bisa karena kurang lebih ada 204 bangunan liar,” ujar Sekretaris Lurah Bahagia, Mawardi.

(rnd)

Selasa, 12 November 2019