Home » Global » VIDEO: Kebakaran Terdahsyat dan Paling Mematikan Melanda Amerika, Korban Terus Bertambah

VIDEO: Kebakaran Terdahsyat dan Paling Mematikan Melanda Amerika, Korban Terus Bertambah

QARAO.com, California – Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba di California untuk meninjau langsung upaya penanganan kebakaran terdahsyat dan yang paling mematikan dalam sejarah negara bagian tersebut.

Kebakaran hutan itu telah menelan setidaknya 97 korban jiwa.

Sementara itu, lebih dari 1,300 orang dilaporkan hilang dan petugas menyebut jumlah itu bisa bertambah karena kebakaran belum dapat dikendalikan.

Saat berkunjung ke kota Paradise, Trump menyebut dia “sangat sedih” dan mengulangi kembali ucapannya yang menekankan ‘manajemen hutan yang buruk’ sebagai penyebab kebakaran besar tersebut.

Kebakaran Terdahsyat dan Paling Mematikan Melanda Amerika, Korban Terus Bertambah
Kebakaran Terdahsyat dan Paling Mematikan Melanda Amerika, Korban Terus Bertambah

Trump berencana memperbaikin manajemen hutan di Amerika, yang menurutnya menjadi biang utama penyebab kebakaran terdahsyat yang sering melanda negara adi daya ini.

Baca  Ratu Kecantikan Miss Teen Great Britain, Amaani Noor Dituduh Berkomplot dengan Teroris

“Kita harus memperbaiki manajemen pemeliharaan hutan dan kami akan akan bekerja sama dengan kelompok pemerhati lingkungan,” katanya. “Saya pikir, dengan demikian, kebakaran separah ini tidak akan kembali terjadi.”

Di sisi lain, pakar lingkungan menyebut cuaca, perubahan iklim dan peningkatan populasi merupakan faktor utama yang menyebabkan kebakaran.

Petugas masih terus berusaha memadamkan titik api di beberapa lokasi, termasuk Camp Fire, yang merupakan titik api terbesar, selain di Woolsey Fire di dekat Los Angeles yang telah menewaskan setidaknya tiga orang.

Selain itu, masalah gangguan kesehatan pun mulai mencuat. Warga mengeluhkan wabah norovirus di pengungsian, selain buruknya kualitas udara dan kabut asap yang memicu masalah pernapasan.

Baca  Kota Masih Lumpuh, Gempa Hokkaido Jepang Tewaskan 44 Lukai 660 Orang

Problem lainnya, prediksi hujan deras yang akan segera datang, memang bisa membantu memadamkan api, namun juga bisa menyebabkan banjir lumpur dan longsor di lereng yang sudah kehilangan vegetasi akibat kebakaran.

Hingga Minggu (18/11/2018) jumlah korban tewas meningkat hingga 97 orang. Korban terbanyak berasal dari Paradise yang luluh lantak akibat kebakaran.

Tim forensik militer dan anjing pelacak terus mencari korban di antara puing-puing kebakaran.

Kebakaran Terdahsyat dan Paling Mematikan Melanda Amerika, Korban Terus Bertambah
Kebakaran Terdahsyat dan Paling Mematikan Melanda Amerika, Korban Terus Bertambah

Sementara data yang dihimpun dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho  dari akun twitter @sutopo_pn menjelaskan dampak kebakaran hutan yang melanda Amerika Serikat sebagai berikut.

Baca  PBB Pakai 350 Panser Anoa Buatan Pindad, Pindad Siapkan Tank Harimau

Luas kebakaran mencapai 590 kilometer persegi pada Minggu (18/11/2018), yang mengakibatkan korban tewas 97 orang, korban hilang lebih 1.300 orang.

Sementara bangunan yang hangus terbakar sebanyak 9.700 unit. Kebakaran ini baru dapat dipadamkan sekitar 50% setelah menerjunkan 550 anggota pemadam kebakaran.

(rnd)

Selasa, 20 Agustus 2019