Home » Media » VIDEO: Nelayan Hilang Saat Menyelam di Rumpon di Buleleng, Pencarian Libatkan Orang Pintar
Nelayan Hilang Saat Menyelam di Rumpon di Buleleng, Pencarian Libatkan Orang Pintar. (screencapture)
Nelayan Hilang Saat Menyelam di Rumpon di Buleleng, Pencarian Libatkan Orang Pintar. (screencapture)

VIDEO: Nelayan Hilang Saat Menyelam di Rumpon di Buleleng, Pencarian Libatkan Orang Pintar

QARAO.com, Bali – Made Pica Antara (45) seorang nelayan asal Banjar Dinas Celangi Bantes, Desa Bondalem, Kabupaten Buleleng, Bali, hilang saat menyelam di dekat rumpon miliknya yang terletak ditengah laut di perairan laut Buleleng Timur. Peristiwa ini terjadi Minggu (11/8/19) sekitar pukul 03.00 WITA.

Nelayan Hilang Saat Menyelam di Rumpon di Buleleng, Pencarian Libatkan Orang Pintar. (screencapture)
Nelayan Hilang Saat Menyelam di Rumpon di Buleleng, Pencarian Libatkan Orang Pintar. (screencapture)

Mereka mencari ikan di rumpon, yang jaraknya sekitar 14 mil dari bibir pantai. Ia menyelam di kedalaman sekitar enam meter dengan estimasi waktu muncul di permukaan sekitar 40 detik. Namun Made Pica Antara tidak muncul hingga lebih dari satu menit. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Made Junetra mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, Made Pica hilang ketika menyelam dan hendak memasang tali dalam kondisi masih gelap. Saat itu, ada 2 rekannya yang ikut melaut bersama-sama.

Kronologis kejadian, berawal dari korban Made Pica Antara bersama temannya yakni Kadek Maha Artha (31) dan Komang Aris (30) berangkat melaut untuk mencari ikan di rumpon yang ada ditengah laut perairan laut Desa Bondalem, Buleleng Timur. 

Setibanya di rumpon, korban melakukan pencarian ikan dengan cara menyelam di area sekitar rumpon. Namun entah kenapa, Made Pica Antara tidak muncul lagi ke permukaan laut. 

Baca  VIDEO: Miris, Pemuda Mempermainkan Lansia Hingga Sempoyongan

Hal ini membuat kedua temannya Kadek Maha Artha dan Komang Aris menjadi panik dan kebingungan. Dan akhirnya mereka berdua sepakat menyelam untuk melakukan pencarian terhadap keberadaan korban. 

Namun dalam upaya pencarian itu, tidak menemukan jejak korban. Akhirnya mereka kembali ke daratan guna melaporkan kejadian tersebut ke polisi sektor Tejakula ataupun Basarnas. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, I Made Junetra mengatakan, setelah menerima laporan tersebut Basarnas Bali mengerahkan Tim Rescue dari Pos SAR Buleleng yang dilengkapi peralatan SAR air.

Pencarian awal dilakukan menggunakan rubber boat dengan 3 orang personil dan mengarah ke utara dari Pantai Bondalem. Namun setelah dilakukan penyisiran, hasilnya nihil.

Baca  VIDEO: Pengibaran Bendera Merah Putih di Bukit Klangon Cangkringan Yogyakarta

Selanjutnya tim SAR gabungan menggunakan 3 buah jukung untuk fokus pencarian di seputaran rumpon, dimana posisi korban hilang. Namun tidak ditemukan tanda-tanda adanya korban. 

Dugaan sementara korban terbawa arus bawah laut.

Diketahui, di perairan Buleleng Bali sudah sering terjadi adanya nelayan yang hilang saat melaut, bahkan ada beberapa di antaranya hingga kini belum bisa ditemukan.

Operasi SAR hari kedua kembali dilanjutkan pada Senin (12/8/19). Kali ini Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas Bali, Pol Air Polres Buleleng, Polsek Tejakula, Kelompok Nelayan Arta Bakti Baruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan potensi SAR lainnya melakukan penyisiran dan juga berkoordinasi dengan nelayan setempat yang melintas di sekitar perairan tersebut. Namun belum ada tanda-tanda korban ditemukan.

Baca  VIDEO: Warga Majene Pawai Takbiran di Laut Gunakan Perahu Tradisional

Nelayan pun diimbau, jika melaut agar memperhatikan keselamatan dan sebaiknya melengkapi diri dengan pelampung, atau mempersiapkan tali cadangan yang dibutuhkan saat menyelam agar memudahkan rekan kerja memantau pergerakan saat menyelam, serta mengambil tindakan cepat jika terjadi sesuatu.

Berikut ini video pencarian nelayan hilang saat menyelam di Bali yang melibatkan orang pintar:

(rnd)

Kamis, 22 Agustus 2019