VIDEO: Pengakuan Bos Bakso Menghambur – Hamburkan Uang, Bentuk Syukur Sukses Bisa Bangun Rumah Baru, Bukan Pamer Harta

QARAO.com, Sidoarjo – Pengakuan menghambur – hamburkan uang dari atas atap rumah berlantai 2, yang dilakukan Satuman warga Desa Kepatihan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, adalah seorang pengusaha bakso terkenal di kota udang terjadi pada Rabu (26/01/18) kemarin.

Video viral yang diisukan dilakukan warga di Probolinggo, dan sempat menjadi kontroversi di kalangan masyarakat, dan menjadi perhatian pihak kepolisian dari Polres Kota maupun Kabupaten Probolinggo ini.

Ternyata menurut Satuman, bentuk ungkapan rasa syukur sukses membangun rumah baru untuk Majid anak ketiganya, intinya bershodaqoh ke warga di sekitar tempat tinggalnya. Sabtu (05/01/19).

Pengakuan Bos Bakso Menghambur - Hamburkan Uang, Bentuk Syukur Sukses Bisa Bangun Rumah Baru, Bukan Pamer Harta (Foto: Risty)
Pengakuan Bos Bakso Menghambur – Hamburkan Uang, Bentuk Syukur Sukses Bisa Bangun Rumah Baru, Bukan Pamer Harta (Foto: Risty)

Satuman sediakan uang untuk dibagi – bagikan ke warga, sebanyak Rp 10. 000. 000, mulai dari uang kertas pecahan Rp 2000, Rp 5000, Rp 10000, Rp 20000 serta Rp 50000. Dan sudah menjadi tradisi warga di Desa Kepatih, biasa warga menyebutnya dengan sebutan tradisi “Udik – Udikan”, rasa syukur atas limpahan rejeki yang selama ini didapat, dan bisa membuatkan rumah baru anaknya tersebut.

Baca  VIDEO: Polisi Himbau Masyarakat Probolinggo Tenang Menyikapi Berita Video Viral Tidak Benar

Tidak ada unsur mengutarakan sifat sombong, dan pamer harta kekayaan, yang dikatakan sebagian warganet, di uploudan media sosial Facebook dan Instagram.

Menurut Maria Ulfa (35) salah satu tetangga Satuman, mengenal sosok Satuman sangat ramah, dan akrab dengan tetangga selama ini, dan warga menyambut dengan senang jika ada warga menggelar tradisi “Udik – Udikan”, tidak menganggap bos bakso pamer harta kekayaan yang dimiliki orang tua Majid pemilik rumah baru tersebut.

“Sangat baik sekali Satuman bos bakso yang membagi – bagikan uang untuk menggelar tradisi Udik -Udikan, biasa warga di Desa Kepatih saat sukses mbuat rumah baru dan selametan Slapanan anaknya” jelas Maria.

Baca  VIDEO: Belasan Perahu Nelayan Indramayu Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik

Satuman, mengatakan ungkapan rasa syukur bisa membuatkan rumah baru anak ketiganya Majid, dan saya ngikuti tradisi Udik – Udikan yang sudah menjadi kebiasaan warga disini, namun tradisi ini tidak diwajib dilakukan, hanya saja jika ekonominya mampu pasti menggelar bagi – bagi uang, dan jika tidak mampu biasa hanya selamatan selapanan anaknya.

“Sudah menjadi tradisi warga disini, tidak ada unsur sombong dan pamer harta, kita amal atau shodaqoh, disaat kemauannya terkabul dan sukses terlaksana, bukan apa yang dikatakan negativ sebagian warganet” tegas bos bakso Satuman saat dikonfirmasi media televisi di rumahnya.

Guna menjaga kelestarian budaya dan tradisi sesepuhnya, agar tidak punah, sebagian warga terus menggelar tradisi Udik – Udikan ini.

Baca  Mengaku Dikeroyok di Bandara, Angkasa Pura: Ratna Sarumpaet Tak Ada di Daftar Penumpang 21 September

Setelah sebelumnya sempat viral video tersebut di dunia maya, yang menjadi kontorversi baik maupun negativ, dan teka-teki lokasi yang sempat di cari1cari, kini sudah terjawab.

. (Risty)

Selanjutnya

Tol Terpeka, Tol Terpanjang di Indonesia Resmi Beroperasi. (foto: kompas)

Tol Terpeka, Tol Terpanjang di Indonesia Resmi Beroperasi

QARAO.com, Jakarta – Jalan tol terpanjang di Indonesia, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Tol Terpeka), yang …

7E8493A8 A277 487D BB01 311BB6838FE9

Pelaku Penyiram Air Keras Ditangkap di Jakarta Barat, Begini Tampangnya

QARAO.com, Jakarta – Pelaku penyiraman air keras di Kebon Jeruk dan Kembangan, Jakarta Barat, telah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Minggu, 23 Februari 2020