Home » Populer » VIDEO: Perang Topat Pura Lingsar, Simbol Persaudaraan Muslim dan Hindu di Lombok

VIDEO: Perang Topat Pura Lingsar, Simbol Persaudaraan Muslim dan Hindu di Lombok

QARAO.com, Lombok – Perang topat adalah sebuah acara adat yang diadakan di Pura Lingsar, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia.

Perang ini merupakan simbol perdamaian antara umat Muslim dan Hindu di Lombok. Acara ini dilakukan pada sore hari, setiap bulan purnama ke tujuh dalam penanggalan Suku Sasak.

Sore hari yang merupakan puncak acara yang dilakukan setelah salat ashar atau dalam bahasa Sasak “rarak kembang waru” (gugur bunga waru). Tanda itu dipakai oleh orang tua dulu untuk mengetahui waktu salat Ashar.

Perang Topat Pura Lingsar, Simbol Persaudaraan Muslim dan Hindu di Lombok (Foto: IG @fahmyjurnalispreneur)
Perang Topat Pura Lingsar, Simbol Persaudaraan Muslim dan Hindu di Lombok (Foto: IG @fahmyjurnalispreneur)

Ribuan umat Hindu dan Muslim memenuhi Pura Lingsar, dua komunitas umat beda kepercayaan ini menggelar prosesi upacara Puja Wali, sebagai ungkapan atas puji syukur limpahan berkah dari sang pencipta.

‘Perang’ yang dimaksud dilakukan dengan saling melempar ketupat di antara masyarakat muslim dengan masyarakat hindu.

Perang Topat Pura Lingsar, Simbol Persaudaraan Muslim dan Hindu di Lombok (Foto: IG @fahmyjurnalispreneur)
Perang Topat Pura Lingsar, Simbol Persaudaraan Muslim dan Hindu di Lombok (Foto: IG @fahmyjurnalispreneur)

Ketupat yang telah digunakan untuk berperang seringkali diperebutkan, karena dipercaya bisa membawa kesuburan bagi tanaman agar hasil panennya bisa maksimal.


Kepercayaan ini sudah berlangsung ratusan tahun, dan masih terus dijalankan.

View this post on Instagram

PERANG TOPAT PURA LINGSAR POTRET KERUKUNAN UMMAT ISLAM DAN HINDU DI LOMBOK . Perang topat adalah sebuah acara adat yang diadakan di Pura Lingsar, Lombok Barat (22/11/2018). Perang ini merupakan simbol perdamaian antara umat Muslim dan Hindu di Lombok. . Acara ini dilakukan pada sore hari, setiap bulan purnama ke tujuh dalam penanggalan Suku Sasak. Sore hari yang merupakan puncak acara yang dilakukan setelah salat ashar atau dalam bahasa Sasak “rarak kembang waru” (gugur bunga waru). . Tanda itu dipakai oleh orang tua dulu untuk mengetahui waktu salat Ashar. Ribuan umat Hindu dan Muslim memenuhi Pura Lingsar, dua komunitas umat beda kepercayaan ini menggelar prosesi upacara Puja Wali, sebagai ungkapan atas puji syukur limpahan berkah dari sang pencipta. . . Video kiriman @putuandriani324 #lombokbangkit #puralingsar

A post shared by Akun Warganet No 1 Lombok (@instalombok_) on

View this post on Instagram

PERANG TOPAT Tradisi saling melempar topat/ketupat yang dilakoni dari 2 unur berbeda, suku Sasak(Islam) dan Hindu. Tradisi ini diturunkan oleh pendahulu masyarakat khususnya kecamatan Lingsar, Lombok Barat sebagai wujud hidup harmonis antar suku tersebut. Festival ini berlangsung penuh kegembiraan dan semangat. Perang topat disimbolkan sebagai wujud kegembiraan dan syukur atas melimpahnya hasil penen. . Awalnya mau Sembahyang karna di Pura Lingsar ada karya Piodalan sambilan nonton festival perang topat, karna berdiri ditempat yang kurang tepat, beberapa lemparan mengarah ke saya (karna pake pakaian sembhyang Hindu). yauda balas.. simpan kamera ambil ketupatnya lalu lempar ke kubu sasak secara acak tapi ngeker juga si nyari kepala. haha Ya jadi pengalaman pertama bisa partisipasi disana. btw, saya slah 1orang di barisan depan, beranilah cuma ketupat kok. Setelah agak reda, ternyata ada oknum yang sengaja ambil sisa2 ketupat yang berserakan. menurut kepercayaan itu mendatangkan berkah. . sekian pengalaman unik di lombok #lombok #budaya #tradisi #lombokculture #perangtopat #lombokisland #sasak #video #vlog #puralingsar #tample #hindu #piece #harmoni

A post shared by Aditya Wirawan (@aditya.crevisign) on

Pura Lingsar merupakan salah satu pura tertua dan terbesar yang ada di Pulau Lombok. Pura ini terletak di wilayah Lombok Barat.

Berbeda dengan pura lainnya, Pura Lingsar tidak hanya dianggap suci oleh pemeluk agama Hindu, tetapi juga dianggap suci oleh masyarakat sekitarnya yang mayoritas beragama Islam. (rnd)

Baca Juga  Film KADO Memenangkan Film Pendek Terbaik di Venesia.
PopulerLeft Menu Icon