Home » Inform » VIDEO: Tekab 134 Polresta Palembang Tembak dan Tangkap Kakak Adik Pelaku Pembunuhan
Tekab 134 Polresta Palembang Tembak dan Tangkap Kakak Adik Pelaku Pembunuhan. (screencapture)
Tekab 134 Polresta Palembang Tembak dan Tangkap Kakak Adik Pelaku Pembunuhan. (screencapture)

VIDEO: Tekab 134 Polresta Palembang Tembak dan Tangkap Kakak Adik Pelaku Pembunuhan

QARAO.com, Palembang – Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Polresta Palembang meringkus Alendra Alias Pikal (22) warga Jalan Pulo Blok H, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang Lebar (AAL).

Tekab 134 Polresta Palembang Tembak dan Tangkap Kakak Adik Pelaku Pembunuhan. (screencapture)
Tekab 134 Polresta Palembang Tembak dan Tangkap Kakak Adik Pelaku Pembunuhan. (screencapture)

Petugas menembak betis kaki kanan Alendra Alias Pikal karena menurut petugas melawan dan berusaha kabur saat akan ditangkap.

Alendra Alias Pikal ditangkap diduga telah melakukan pengeroyokan bersama kakaknya Muslim (38) yang mengakibatkan Dedi Hermanto (40), warga Jalan STM UB, Lorong Bersama, Kelurahan Sukajaya Kecamatan Sukarami Palembang, tewas dengan dua luka tikam senjata tajam di pinggang dan paha.

Peristiwa berdarah itu terjadi di dekat billiard kawasan Jalan Pengadilan Tinggi Blok A Kelurahan Karya Baru, Kecamatan AAL Palembang.

Pikal ditangkap di tempat persembunyiannya di kawasan OPI Ujung, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang pada Rabu (11/9/19) sekitar pukul 23.00.

Baca  Serda Firdaus Dampingi Bidan Desa Dalam Kegiatan Posyandu Melati Khusus Lansia

“Terpaksa kita lumpuhkan di lokasi. Ini lantaran pelaku hendak kabur dan melawan petugas, ” ujar Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara dan Wakasat Reskrim, AKP Ginanjar Aliya Sukmana melalui Kanit Tekab, Iptu Tohirin, Kamis (12/9/19).

Tohirin mengatakan, sebelumnya kakak pelaku Muslim sudah menyerahkan diri ke Kepolisian Sektor (Polsek) Sukarami Palembang, kemudian diserahkan ke Polresta Palembang guna untuk diproses secara hukum.

Sebelumnya, kedua pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Kedua pelaku akan dikenakan pasal 170 KUHP dengan ancaman penjara lima tahun enam bulan penjara,” ujar Tohirin.

Baca  Merasa Ditipu Isu Rasisme, Ratusan Warga Papua Tak Mau Demo Lagi

Sedangkan, Pikal mengakui perbuatannya melakukan pengeroyokan terhadap korban bersama kakaknya.

“Ya pak saya mengakui perbuatan saya lakukan tersebut bersama dengan kakak saya pak,” katanya.

Pikal mengungkapkan dirinya dan korban Dedi Hermanto terjadi cekcok di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Menurut Pikal, saat itu korban hendak melukainya pakai senjata tajam jenis kapak, namun kapak tersebut mengenai terali besi dan gagang kapak tersebut lepas.

Pikal langsung melempar kursi dan korban berlari ke arah pelaku.

“Kemudian korban ini pak mendekati kakak saya (Muslim). Karena kakak saya takut dianiaya korban sehingga dengan refleks langsung menusukkan sajam jenis pisau yang disimpan di pinggang bagian kiri ke korban,” ungkapnya.

Dikatakan Pikal, seusai kejadian korban langsung ke luar dari tempat billiard tersebut dan berdiri di dekat sepeda motornya sambil meminta tolong untuk dibawa ke rumah sakit.

Baca  Kemarau Panjang Membuat Sebagian Besar Wilayah Mengalami Kekeringan

“Seusai kejadian saya lari dan kakak saya lari hingga saya ditangkap dan digiring ke Polresta Palembang,” ujarnya. 

Berikut ini video Tekab 134 Polresta Palembang tangkap pelaku pembunuhan:

(sripoku)

Sabtu, 19 Oktober 2019