Home » Populer » Wanita Suku Apatani Menutup Hidungnya Agar Terlihat Jelek

Wanita Suku Apatani Menutup Hidungnya Agar Terlihat Jelek

Wanita Suku Apatani Menutup Hidungnya Agar Terlihat Jelek

QARAO.com, India – Setiap negara di dunia ini memiliki banyak suku, adat istiadat, serta budaya maupun tradisi yang unik dan beragam.

Suku-suku tersebut kerap menjalani ritual yang khas, yang tidak ditemukan di daerah lain.

Ada yang terdengar biasa, namun tak sedikit pula tradisi yang membuat kening kita berkerut karena keunikannya. Bahkan ada tradisi yang membuat kita merinding karena ngeri melihatnya.

Seperti tradisi menghilangkan kecantikan yang dilakukan oleh para wanita suku Apatani di kawasan India. Suku Apatani bermukim di Ziro Valley, sebuah desa kecil yang terletak di Arunachal Pradesh, India.

Jika umumnya kaum perempuan melakukan berbagai cara agar bisa tampil cantik dan menawan, perempuan di suku Apatani justru melakukan tradisi yang terbilang langka, yaitu menutup hidungnya agar terlihat jelek dengan menggunakan potongan kayu.

Baca  Kisah TKI yang Berhasil Jadi Sarjana di Hong Kong
Wanita suku Apatani menutup hidungnya agar terlihat jelek. (Foto: Cezary Wyszynski Solent News)
Wanita suku Apatani menutup hidungnya agar terlihat jelek. (Foto: Cezary Wyszynski Solent News)

Tradisi menutup hidung ini dilakukan kaum wanita disana sejak mereka telah dianggap dewasa, yaitu ketika memasuki periode menstruasi pertama.

Menurut cerita turun temurun yang beredar di kalangan masyarakat suku Apatani, hal ini dilakukan untuk menghindari penculikan yang dilakukan oleh suku lain.

Perempuan suku Apatani memang tersohor dengan kecantikan parasnya di antara suku lain yang ada di Arunachal.


Kecantikan mereka ini justru menjadi ancaman yang membahayakan nyawa mereka. Yah, wanita suku Apatani kerap menjadi incaran suku lain di pedesaan itu hingga menimbulkan perang dan korban jiwa.

Sering terjadi penyerbuan yang dilakukan oleh suku lain, yang menyebabkan banyak perempuan suku Apatani yang diculik dan tidak terlihat lagi.

Baca  Pohon Cina Langka Berbunga Pertama Sejak 100 Tahun Lalu

Untuk menghindari hal itu, wanita suku Apatani memilih untuk merias dirinya dengan cara yang sangat ekstrem agar tidak terlihat menarik.

Wanita suku Apatani menutup hidungnya agar tidak diculik. (Foto: Cezary Wyszynski Solent News)
Wanita suku Apatani menutup hidungnya agar tidak diculik. (Foto: Cezary Wyszynski Solent News)

Mereka sengaja memasukkan potongan besar dari kayu di kedua sisi hidungnya, agar tidak menarik kaum adam.

Selain itu, mereka juga menato wajahnya secara horizontal dari atas dahi hingga ujung hidung diikuti lima garis di bagian dagu.

Sebagian kita menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh perempuan suku Apatani adalah tindakan ekstrem, berbahaya dan menyakitkan.

Tapi mereka menganggap bahwa tradisi ini sebagai upaya dan cara terbaik untuk menjaga harga diri dan kehormatan keluarga.

Baca  Berani Makan Balut, Telur Embrio Bebek Khas Filipina?

Kendati demikian, tradisi ini rupanya hanya bisa dilihat di kalangan wanita Apatani yang sudah berusia lanjut.

Perempuan suku Apatani yang lahir tahun 1970 sudah meninggalkan tradisi ini, karena dianggap mengerikan dan menyakitkan, bahkan bisa mengancam keselamatan jiwanya.

Wanita suku Apatani menutup hidungnya untuk menghindari penculikan. (Foto: debeverse.com)
Wanita suku Apatani menutup hidungnya untuk menghindari penculikan. (Foto: debeverse.com)

Suku Apatani dikenal sebagai suku yang memiliki sistem persawahan baik walaupun tidak melibatkan binatang dan mesin modern. Saat ini, populasi suku Apatani diperkirakan hanya tersisa 26 ribu jiwa.

Sangat unik dan ekstrem yah tradisi wanita suku Apatani menutup hidungnya agar terlihat jelek.

 

– Virendra –

PopulerLeft Menu Icon