Home » Inform » Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunakan Bio Gas Dari Kotoran Sapi
Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunak Bio Gas Dari Kotoran Sapi. (Foto: Risty)
Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunak Bio Gas Dari Kotoran Sapi. (Foto: Risty)

Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunakan Bio Gas Dari Kotoran Sapi

QARAO.com, Probolinggo – Banyak cara digunakan dalam pemanfaatan energi alternatif, yang murah dan ramah lingkungan.

Seperti yang dilakukan masyarakat Desa Krejengan, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Dengan memanfaatkan kotoran hewan ternak, warga setempat menyulapnya menjadi biogas, sebagai pengganti gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kepala Desa Krejengan, Nurul Huda mengatakan, dalam membuat biogas dengan kotoran hewan, yakni menggunakan sistem komunal. Yakni menyiapkan tabung, sebagai tandon kotoran sapi

Siapkan juga tandon lainnya dan sambungkan lewat pipa, tandon kedua ini berfungsi sebagai tempat menyimpan biogas.

Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunak Bio Gas Dari Kotoran Sapi. (Foto: Risty)
Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunak Bio Gas Dari Kotoran Sapi. (Foto: Risty)

“Semakin banyak kotoran sapi yang dikumpulkan dalam tandon, akan semakin banyak pula biogas yang nantinya dihasilkan,”kata Huda, Rabu (14/8/2019).

Baca  Musim Kemarau, BPBD Probolinggo Mulai Droping Air Ke Desa - Desa Yang Kesulitan Air Bersih

Dijelaskan Nurul Huda, dari biogas tersebut nantinya bisa dimanfaatkan warga untuk memasak atau kebutuhan lainnya.

Selain biogas, kata Nurul Huda ada pemanfaatan energi lainnya yang dilakukan warga Desa Krejengan. Yakni pemanfaatan energi matahari, menggunakan sistem solar cell.

Melalui energi tersebut, warga bisa memanfaatkan untuk keperluan listrik sehari-hari mulai menghidupkan Televisi, Kulkas hingga penerangan jalan desa.

“Yang pasti dengan energi ini, warga bisa lebih hemat karena bisa masak dan hidupkan listrik tanpa biaya,”jelasnya.

Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunak Bio Gas Dari Kotoran Sapi. (Foto: Risty)
Warga Desa Krejengan Probolinggo Penerangan Dan Memasak Menggunak Bio Gas Dari Kotoran Sapi. (Foto: Risty)

Hal itu diakui oleh Siti Uliya, warga Desa Krejengan. Siti mengatakan, dengan adanya dua energi alternatif itu pengeluarannya lebih hemat.

Baca  KPU Kota Probolinggo Evaluasi Hasil Pemilu, Warga Pesisir Masih Kurang Partisipasi Pemilu

“Kalo dulu sebulan bisa keluar uang Rp 500 ribu, untuk listrik dan beli gas. Tapi sekarang lebih hemat, malah gak ada biaya sekalipun,”jelasnya.

Sementara Huda menambahkan, jika pemanfaatan energi alternatif, sudah berjalan sebulan terakhir. Pembuatannya sendiri, digarap menggunakan dana swadaya masyarakat.

Untuk sementara di Desa Krejengan masih ada 5 titik penggunaan bio gas, dan 1 titik bisa digunakan 3 sampai 5 kepala keluarga, rencananya warga akan terus menambah dan membangun tandon bio gas, untuk gas alternatif bahan baku dari kotoran hewan ternak.

[risty] — via qarao-post

Kamis, 22 Agustus 2019