Home » Terkini » Warga Ketakutan Serangan Kawanan Monyet Liar, Pihak Kelurahan Warga Selalu Waspada Dan Jaga Buah Hatinya
Warga Ketakutan Serangan Kawanan Monyet Liar, Pihak Kelurahan Warga Selalu Waspada Dan Jaga Buah Hatinya (Foto: Risty)

Warga Ketakutan Serangan Kawanan Monyet Liar, Pihak Kelurahan Warga Selalu Waspada Dan Jaga Buah Hatinya

QARAO.com, Probolinggo – Serangan monyet liar yang terjadi di Kota Probolinggo, sampai saat ini menjadi teror bagi warga setempat. Tak hanya anak-anak, para orang dewasa mulai merasa resah atas serangan binatang berbulu dan berekor panjang itu.

Masyarakat mulai takut berada di luar rumah, khawatir monyet liar sewaktu-waktu kembali melakukan penyerangan. Sebagai informasi, ada sekitar 3 monyet yang masih berkeliaran saat ini di Kelurahan Kedungasem, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Letak Keluarahan Kedungasem sendiri, berada di sisi timur Kota Probolinggo, dimana banyak tumbuh pepohonan bambu, yang sangat cocok menjadi sarang atau tempat tinggal kawanan monyet.

Baca  Perpres 86/2018 Ditandatangani, Ribuan Petani Sujud Syukur

Apalagi ketersediaan air sangat mencukupi di daerah setempat, lantaran dekat dengan aliran sungai.

Salah seorang warga, Muslimatus Sa’diah mengaku khawatir, atas adanya serangan monyet liar di daerah rumahnya. Ia pun memilih untuk berada di dalam rumah, agar aman dari serangan monyet.

Ibu dua anak tersebut mengungkapkan, jika pernah juga diserang monyet liar namun beruntung dirinya bisa selamat. “Beberapa waktu lalu, saya pernah dikejar-kejar monyet liar, ya seukuran sekitar 1 meter. Tapi untung saya selamat, ya sekarang ada kabar balita diserang monyet khawatir pastinya,”ungkapnya, Rabu (24/04/2019).

Warga Ketakutan Serangan Kawanan Monyet Liar, Pihak Kelurahan Warga Selalu Waspada Dan Jaga Buah Hatinya (Foto: Risty)

Lanjut Sa’diah menyampaikan, jika ia pernah melihat seekor monyet yang berukuran seperti anak berusia 5 tahun, dengan warna abu-abu dimana jumlahnya ada 2 ekor.

Baca  Pengajuan BRT Diharapkan Bisa Atasi Kemacetan di Kota Cirebon

Sementara Lurah Kedungasem, Nurhadi mengatakan, bahwa serangan monyet liar sudah ketiga kalinya terjadi di desanya. Sebelumnya 2 ekor monyet telah berhasil ditangkap, dengan cara ditembak.

Nurhadi menyebut, monyet yang menyerang seorang balita lalu diduga merupakan monyet peliharaan seorang warga yang lepas. Pasalnya dari keterangan warga yang sempat melihatnya, di pinggang monyet tersebut terdapat rantai.


“Saya minta warga terus berhati-hati, dengan adanya teror monyet liar ini. Nanti kalo ada informasi serangan lagi, kita akan langsung tindak, baik kerjasama dengan pihak terkait ataupun Perbakin,”jelasnya.

Pasca serangan monyet liar sendiri, perkampungan di Kelurahan Kedungasem menjadi sunyi, banyak warga menutup rumahnya rapat-rapat layaknya kampung tanpa penghuni. Banyak warga khawatir, ada serangan monyet susulan.

Baca  Pemkab Gelontorkan Dana Untuk Wisata Pendakian Ke Gunung Argopuro

. (Risty)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TerkiniLeft Menu Icon